Tanaman ganja adalah tanaman yang mendapat stigma
sangat buruk dari pemerintah lewat berbagai pemberitaan yang tidak
proporsional, tidak akurat dan bahkan tidak sesuai dengan kenyataan
ilmiah serta dinamika yang tengah berjalan di seluruh dunia. Sebagai
tanaman yang oleh Undang-Undang No. 35 tentang Narkotika tahun 2009
digolongkan sebagai narkotika kelas 1, tanaman ganja telah mendapatkan
posisi dan citra yang sangat negatif di tengah-tengah masyarakat.
Padahal menurut gua, ganja itu bukan termasuk narkotika. Ganja itu tidak mematikan, sampai sekarang gua belum pernah denger ada yang mati gara-gara ganja, Seharus nya, pemakai ganja jangan di Diskriminasi, tapi di rehabilitas. Dan ganja juga banyak efek positif nya. antaranya;
Pemakai memiliki pendengaran yang lebih peka. Telinga menjadi jernih dan suara dapat terdengar lebih bening. Untuk sound engineer adalah sebagai suport supaya dapat mengatur efek suara ketika editing atau pentas di panggung dapat maksimal. Bagi penikmat musik, akan dapat mendengar musik lebih lebih sempurna.
Ganja menimbulkan rasa gembira bagi pemakainya, orang akan merasa senang ketika memakai ganja. Segala masalah yang sedang dihadapi dapat segera terlupakan. Inilah yang menjadi penyebab utama mengapa ganja disalah gunakan. Orang akan segera mengkonsumsi ganja ketika sedang ada masalah. Seharusnya masalah diselesaikan baru ngeganja. Ganja menjadi pelarian dari masalah.
Timbul halusinasi. Semua yang dilihat akan terasa lebih indah. Semua barang atau benda yang dilihat akan tampak seperti bercahaya. Orang akan mendapat pengalaman seperti sedang hidup di alam lain.
Dan banyak manfaat positif yang lain tergantung dari keinginan pemakai.
Orang akan lebih berhati-hati ketika sedang di jalan. Karena efek takut mati yang ditimbulkan oleh ganja.
Menjadi bahan baku obat-obat yang digunakan sebagai obat penenang bagi penderita gangguan jiwa.
Ganja menjadi alternatif terakhir atau senjata pamungkas ketika obat-obat penenang, termasuk obat tidur sudah tidak mampu membuat penderita schizophrenia tidak dapat tidur, selain dengan suntikan obat bius.
Ganja adalah obat terbaik bagi penderita gangguan jiwa, ketika merasa akan kambuh.
Dibandingkan dengan rokok, ganja jauh lebih baik untuk menimbulkan efek tenang akibat ketidak seimbangan serotonin dan dopamin dalam otak. Penderita schizophrenia akan merokok banyak seakan tidak ada putus-putusnya, hanya untuk mencari ketenangan ketika sedang cemas. Namun hanya dengan tiga hisap atau lima hisap daun ganja kering yang dilinting seperti rokok, rasa cemas akan segera hilang
Ganja adalah obat penenang terbaik, dibandingkan berbagai macam obat-obatan kimia yang diproduksi oleh pabrik farmasi. Pertama karena ganja tidak menimbulkan efek kecanduan seperti halnya obat-obatan kimia yang dosisnya semakin meningkat dan menimbulkan efek kecanduan.
Dari aspek sejarah serta segi medis yang ilmiah, dunia juga sudah
membuktikan bahwa tanaman ganja adalah tanaman yang aman dikonsumsi
manusia sepanjang zaman. Secara teknis ganja tidak dapat menyebabkan
overdosis, tidak menyebabkan kecanduan fisik, serta memiliki potensi
yang sangat rendah dalam menimbulkan kecanduan psikis, seperti halnya
bermain game online atau perilaku berjudi.